Monthly Archives: March 2015

[Moments] Rutinitas Aqilla

Standard
salah satu lembaran rutinitas

salah satu lembaran rutinitas

Sebenarnya rutinitas Aqilla sudah berjalan beberapa minggu ini, bersamaan dengan berlakunya program rutinitas untuk kakak-kakaknya. Tapi saya belum sempat membuat daftarnya. Setelah membuat untuk kakak-kakaknya, ketikaย itu tidak cukup waktu untuk membuat daftar rutinitas untuk Aqilla. Tanpa daftar rutinitas, terlihat Aqilla kurang menyadari apa-apa yang seharusnya dilakukan sehari-hari. ย Mudah-mudahan dengan daftar Rutinitas Harian, Aqilla lebih semangat melakukan rutinitas sehari-hari.

[moments] Program Cuci Baju Mandiri

Standard
Pemandangan indah di pagi hari ๐Ÿ˜

Pemandangan indah di pagi hari ๐Ÿ˜

Pagi ini disuguhi pemandangan kakak Abdan yang khusyu menjemur baju hasil cuciannya sendiri itu rasanya Masya Allah… ๐Ÿ˜Š

JpegProgram ini adalah salah satu hasil kesepakatan meeting keluarga yang lalu. Sebenarnya berdasarkan jadwal ada hari-hari tertentu jadwal Aisha dan Abdan mencuci baju. Tapi selama program ini berjalan, seringkali meleset menjadi mencuci hanya 1x perminggu.

JpegKetika program cuci baju mandiri sudah disepakati, saya membeli 3 buah keranjang baju dengan 3 warna berbeda. Masing-masing anak memilih keranjang dengan warna yang disukai. Setiap mereka selesai mandi, baju kotor harus ditaruh di keranjang baju masing-masing. Ketentuan ini ada di dalam Tata Laksana Mandi yang saya tempel di depan pintu kamar mandi, sehingga anak-anak tidak lupa. Di hari yang sudah ditentukan untuk mencuci baju (Aisha jadwalnya hari selasa, kamis, jum’at, Abdan berbeda hari) dimulailah training cara menggunakan mesin cuci. Untuk anak-anak yang belum terlalu tinggi untuk meraih sesuatu, disediakan kursi kecil. Seperti misalnya Aisha kesulitan meraih baju yang ada di bagian dasar tabung mesin cuci, maka Aisha berdiri di kursi kecil untuk meraihnya.

Aisha sedang mengambil cucian bajunya utk di peras

Aisha sedang mengambil cucian bajunya utk di peras

Tadinya saya pikir saya akan membuatkan petunjuk pemakaian mesin cuci untuk anak-anak supaya jika mereka lupa tinggal membaca saja. Tapi ternyata setelah beberapa kali mencuci mereka sudah bisa mengoperasikannya dengan baik.

Setelah selesai proses mencuci, dilanjutkan dengan training menjemur baju. Di contohkan bahwa baju harus dibalik, posisi menjemur baju yang besar, dimana menjemur pakaian dalam, dsb.

JpegTantangannya memang saya harus selalu mengingatkan jadwal, mengingatkan kesepakatan agar program berjalan lancar. Saya juga tidak terlalu menuntut hasil dari yang dikerjakan. Kalau masih kotor ya saya bantu untuk dicuci ulang. Kadang kalau saya lihat anak-anak sedang tanggung melakukan sesuatu (karena biasanya cuci baju ini disambi melakukan pekerjaan lain), maka kadang saya ikut membantu. Misalnya ketika mesin cuci sudah berhenti berputar, saya membantu menekan tombol untuk membuang air. Yang sering sih saya menjadi alarm untuk mengingatkan jika mesin cuci sudah berhenti berputar, atau ketika sudah saatnya mengisi air untuk membilas, dsb.

Program cuci baju mandiri ini sudah berjalan untuk Abdan, 11 th dan Aisha, 8th. Walaupun Aqilla sudah saya siapkan keranjang baju kotor sendiri, tapi biasanya masih saya yang mencucikan karena Aqilla baru 5 tahun. Tapi Aqilla sebenarnya sudah antusias mencuci baju sendiri, jadi kadang ketika ia sedang antusias saya biarkan ia mencuci baju, tentu saja dengan bantuan saya. Untuk Aqilla yang saya berusaha biasakan adalah selalu menaruh baju kotor di keranjang bajunya, dan menjemur bajunya sendiri setelah saya selesai mencucikan. Kadang jikalau sedang tidak mau, ya saya biarkan saja. Tapi menaruh baju kotor di keranjang bajunya sendiri sudah dilakukan konsisten oleh Aqilla.

[moments] Aqilla Playdate Bareng Dengan Anak-Anak K’Super

Standard
Prakarya

Prakarya

Sudah 2 minggu ini, setiap hari kamis, Aqilla ikutan playdate bersama kumpulan anak-anak K’Super di Mesjid UI, Depok. K’Super singkatan dari Komunitas Suka Pendidikan Rumah, adalah salah satu komunitas homeschool di Depok.

Jalan-jalan di Taman Perpus UI

Jalan-jalan di Taman Perpus UI

Kamis minggu yang lalu, kegiatannya mendengarkan dongeng tentang ulat oleh kakak Mutia. Kamis minggu ini bermain bareng dan membuat prakarya yang diasuh oleh salah satu pengurus K’Super, tante Gina.

Ini adalah pengalaman baru untuk kami. Dan nampaknya Aqilla butuh waktu untuk beradaptasi dengan teman dan lingkungan barunya. Dia lebih suka “menempel” kepada saya ketika melakukan kegiatan yang ada. Sebagian kegiatan ia ikuti dengan antusias, sebagian lagi butuh dorongan dari emak agar Aqilla mau ikutan. Memang Aqilla seperti itu, selalu butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

JpegUntuk saya, komunitas ini membantu sebagai wadah untuk bisa ngobrol dengan sesama ortu pelaku home education/homeschool, saling berbagi pengalaman dan saling sharing tentang tantangan-tantangannya. Mudah-mudahan bisa lebih membesarkan hati untuk lebih pede lagi, sesuatu yang rasa-rasanya kurang ketika menghomeschoolkan aisha dulu.

ย CYMERA_20150322_001555

[moment] Kabar Program Subuh Hari Ini

Standard
Muroja'ah dan tilawah subuh

Muroja’ah dan tilawah subuh

Alhamdulillah, semakin lama semakin mudah menjalankan program bangun subuh. Tidak ada yang perlu di dudukkan di kursi lagi untuk membangunkan subuh, yeyyyyy!๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ

Teras yang sudah disapu oleh Aisnha dan di pel oleh Abdan

Teras yang sudah disapu oleh Aisha dan di pel oleh Abdan

Awalnya saya cukup skeptis tentang apakah bisa berjalan program ini melihat betapa cukup sulitnya proses membangunkan anak-anak, namun memang ternyata butuh pembiasaan. Ada waktu dikala bangun kesiangan, tapi diusahakan program bisa berjalan. Walaupun tidak semua rutinitas pagi bisa dilaksanakan. Ada hari-hari dimana bisa bangun tepat waktu, ada hari-hari dimana bangun kesiangan. Hari ini adalah hari yang baik. Kami berhasil bangun tepat waktu, abdan dan ayah sholat berjamaah subuh di musholla, melakukan rutinitas pagi yaitu muroja’ah dan tilawah subuh, cek tas untuk sekolah hari ini, menyapu dan mengepel teras, membereskan kasur masing-masing semua bisa terlaksana. Di hari yang lebih baik lagi, biasanya abdan bisa latihan memanah pagi.

Kasur yang sudah dirapihkan Abdan

Kasur yang sudah dirapihkan Abdan

Aqilla masih agak sulit untuk ikut program bangun subuh ini. Saya agak belum tega membangunkannya karena selain masih 5 th, biasanya dia tidur lebih malam dibandingkan yang lainnya. Program emak ke depan deh untuk Aqilla.

[milestone] Aqilla sudah Iqro “Level 2”

Standard

Kemarin, Aqilla sudah masuk buku Iqro ke-2. Aqilla bilang, “sekarang Aqilla udah iqro level 2 dong”. Hihihi, bahasanya bahasa yang biasa main ย game ๐Ÿ˜.

Iqro 2, maka dimulailah berkenalan dgn huruf hijaiyah bersambung. Untuk Iqro 1, pengucapan makhroj hurufnya sudah baik. Dia bisa membedakan pengucapan huruf tsa (ุซูŽ), sa (ุณูŽ), dan sya (ุดูŽ). Dza (ุฐูŽ), za (ุฒ) dan ja (ุฌ). Pengucapan huruf yg agak sukar sepert kho ุฎูŽ dgn penekanan huruf keluar dari tenggorokan juga alhamdulillah sudah bisa, walau kadang harus diingatkan. Ada huruf-huruf yang masih sulit diucapkan dengan tepat seperti sha (ุตูŽ), dzo (ุธูŽ), a (ุน), ha (ุญ) memang masih perlu pembiasaan yang rutin.

Salah satu yang saya syukuri adalah Aqilla belajar iqro ini murni hanya belajar dengan saya, karena Aqilla memang belum ingin mengaji di tempat ngaji. Belajar tahsin sangat membantu saya untuk mengajarkan Aqilla membaca huruf hijaiyah dengan makhroj yang lebih baik. Masya Allah, benar-benar pahala yang berlipat ganda untuk ustadzah yang sudah mengajarkan saya tahsin dengan penuh kesabaran ๐Ÿ˜Š

Jpeg

[Milestone] Aqilla bisa berenang

Standard

Alhamdulillah, Aqilla sudah bisa berenang walau masih jarak dekat. Aqilla belum bisa ambil nafas sehingga biasanya sekali nafas hanya 1-2 meter saja. Aqilla sudah terlihat nyaman di kolam renang, walaupun tinggi air hampir melebihi dagunya, dia tidak takut dan berjalan di air dengan berjinjit.

Sudah 2 minggu ini Aqilla rutin berenang. Saya sedang mencoba menerapkan pelajaran berenang dari video di you tube channel swimkids. Di channel tersebut ada pelajaran berenang dasar untuk anak-anak, dari belajar pembiasaan di air, teknik bernafas, sampai teknik mengapung. Seri video tersebut bermanfaat sekali untuk orang tua yang ingin mengajarkan berenang kepada anaknya. Video yang ada diantaranya:

1. Getting in the pool http://youtu.be/0Lh-ekKFEjU

2. Building Water Confidence http://youtu.be/Nx64NvlWzRE

3. Blowing bubbles and breathing http://youtu.be/rMPkVZ0zlbw

4. Learning to float http://youtu.be/FJFIDyeMnsE

5. Learning to scull http://youtu.be/MuVmp1Qmk8A

6. Kicking and padling http://youtu.be/Uhn7hiYioFA

Selain berenang biasa (kicking and paddling), Aqilla juga sudah percaya diri untuk berenang terlentang. 2 minggu yang lalu saya mengajarkan Aqilla supaya sambil berenang telentang, Aqilla juga menggerak-gerakkan kaki dan tangannya supaya bisa bergerak maju. Sedangkan minggu yang lalu memperkenalkan pemanasan sebelum berenang dan teknik bernafas.ย 

Aqilla buat gaya sendiri loh, dia namakan gaya kucing. Berenang seperti biasa tetapi tangannya menempel dikepala dg membentuk seperti telinga kucing, seperti di video dibawah, hihihi… ๐Ÿ˜๐Ÿ˜„