Abdan : Belajar Wirausaha

Standard

Sudah lama aku ingin mengajarkan anak-anak tentang berwirausaha. Aku pikir belajar berwirausaha untuk anak-anak bagus karena bisa melatih kemandirian, keberanian dan semangat pantang menyerah. Berwirausaha juga merupakan sarana untuk mempraktekkan pelajaran matematika yang sudah didapat, dari perhitungan sederhana sampai matematika uang. Tentu saja ini akan lebih meresapkan pelajaran yang sudah didapat.

Beberapa waktu yang lalu aku membaca di milis TDA ada seorang anggota yang mengajarkan anaknya berwirausaha dengan berjualan sticker. Aku pikir ini ide bagus, karena berjualan sticker cocok dengan “pasar” anak-anak. Anak-anak banyak yang suka sticker karena lucu dan harganya murah.  Apalagi di dekat rumah ada toko yang khusus berjualan mainan grosir. Aku tawarkan ide ini kepada Abdan, alhamdulillah dia pun menyambutnya. Sebagai modal awal, Ayah ditodong untuk menjadi investor utama. Maka meluncurlah uang pecahan sepuluh ribu dari kantong ayah🙂. Minggu sore kemarin, kami pun berjalan kaki menuju toko yang dituju untuk membeli sticker.

Abdan belum terlalu hirau tentang memilih sticker. Dia malah asyik memperhatikan mainan yang ada, sambil bercanda dengan adiknya. Aku memilih selusin sticker yang aku anggap bagus untuk anak-anak dan menyodorkan ke Abdan untuk meminta pendapat apakah sticker ini kira-kira disukai temannya atau tidak. Setelah semua sticker dipilih, kami bayar dengan diskon 50% dari harga eceran, karena kami membeli lusinan.

Hari senin, Abdan membawa sticker-sticker tersebut kesekolah. Sebenarnya awalnya dia juga agak ragu, dia bertanya padaku kalau stickernya tidak laku bagaimana. Aku bilang, ya kalau hari ini tidak laku, besok di bawa lagi, besok tidak laku ya besoknya dibawa lagi… hehehe… jangan menyerah. Target kali ini hanya sekedar memupuk keberanian menawarkan sticker kepada teman-temannya.

Pulang sekolah, aku penasaran dan menanyakan kepada Abdan bagaimana jualan stickernya. Dia hanya bilang kalau stickernya belum laku, karena teman-temannya tidak membawa uang. Oh iya, aku lupa kalau kebanyakan teman Abdan masih dibekali makanan dari rumah, jarang yang dibekali uang, termasuk juga Abdan. Abdan bilang, besok teman-temannya akan membawa uang.

Hari ini, stickernya di bawa lagi. Seperti kemarin, sepulang sekolah aku juga menanyakan bagaimana jualan stickernya. Ternyata oh ternyata… Alhamdulilah stickernya tinggal sisa 2 buah. Besok temannya ada yang mau beli lagi karena hari ini dia tidak membawa uang. Abdan bersemangat dan sore ini ingin belanja sticker lagi. Hehehe… sukses besar nih ^_^

About Rika

Bunda 3 anak yang mudah-mudahan selalu bersemangat belajar. Sedang hobi memasak, terutama memasak kue. Suka membaca dan menulis. Saat ini, sedang berusaha bergulat menyeimbangkan antara pekerjaan rumah sehari-hari tanpa asisten rumah tangga dan meng-home education-kan ketiga anaknya, Abdan Syakuro, Aisha Ain Al Saba dan Aqilla Ibtihal Imani.

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s