Aside

Kemarin Aisha berkunjung ke rumah sepupunya, Syamil. Keduanya sebaya, hanya berbeda usia sekitar 2 minggu saja. Jadi bisa dibayangkan ketika keduanya bertemu, hebooohhh sekali…. hehehe..

Berlari bermain kejar-kejaran di dalam rumah, mainan yang berserakan di seluruh penjuru rumah adalah pemandangan yang biasa.

Ketika tiba sore dan mereka mandi, maka kehebohan dan teriakan pindah ke kamar mandi. Segala peralatan mandi menjadi alat untuk dijadikan permainan, plus celoteh dan teriakan yang volumenya tidak berkurang🙂. Saya sulit sekali untuk memandikan mereka, karena tidak berhenti bergerak. Tiba-tiba terlintas ide untuk bermain “Jadi Patung”.

“Ais, Syamil, kalau bunda bilang 1.. 2.. 3.. Jadi Patung… kalian diam pura-pura jadi patung ya… yang kalah yang bergerak lebih dulu. Ayo… 1.. 2.. 3.. Jadi Patung!!!”

Mereka berhenti berlarian dan diam. Buru-buru saya menyabuni badan mereka. Walaupun jadi patungnya tidak bertahan lama, tapi perintahnya selalu di ulang-ulang sehingga berulang-ulang menjadi patung. Alhamdulillah, acara memandikan pun selesai dengan sukses. Satu siasat berhasil lagi ^_^

*foto dicatut dari facebook emaknya syamil

Satu Siasat Berhasil!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s